Nikola Vlasic Kembali ke Split untuk Membantu Kroasia

Nikola Vlasic Kembali ke Split untuk Membantu Kroasia

Kroasia berada dalam situasi genting jelang laga melawan Portugal pada laga Grup 3 UEFA Nationas Liga 2020/21, Rabu (18/11). Menurut situs Bola terpercaya untuk menghindari degradasi ke Liga B, tim asuhan Zlatko Dalic harus menang dan berharap Swedia – yang menjadi rival – gagal mencetak tiga poin.

Dari lima pertandingan, Vatreni hanya mencetak satu kemenangan, sedangkan empat pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Hasilnya sama dengan yang didapat Swedia, jadi pertandingan terakhir masing-masing tim sangat menentukan.

Meskipun bukan pekerjaan yang mudah, kepercayaan manajerial menular bagi banyak pemain. Penjaga gawang Kroasia Dominik Livakovic bertekad untuk membuat dampak yang baik di final, sambil berharap untuk tetap di Liga A.

Meski optimisme tumbuh, Nikola Vlasic, sosok yang sudah mencetak dua (lebih) gol untuk Kroasia di UNL musim ini, bisa diperkenalkan oleh Zlatko Dalic untuk memberi keberuntungan. Pasalnya, kompetisi tersebut akan digelar di kota Split, kota kelahiran Vlasic. Di kota ini, sebagai seorang anak, Vlasic mengembangkan keinginan untuk membela tentara nasional. Dia kemudian bergabung dengan junior Hajduk Split, U-17, U-19, untuk bergabung dengan tim senior. Bakat Nikola Vlasic telah menempatkan The Guardian dalam daftar 40 talenta sepak bola muda terbaik di dunia. Ia diyakini memiliki teknik dan gerakan yang mengesankan dengan atau tanpa bola.

Tidak hanya itu, kemampuannya yang paling menonjol dibandingkan rekan-rekannya adalah stamina dan fisiknya yang kuat. Hal ini beralasan karena ayahnya adalah mantan atlet dan guru fisika.

Di kota ini (Split) dan di klub (Hajduk Split) harapan Vlasic menjadi kenyataan. Meski masih berusia 19 tahun, pelatih Kroasia saat itu, Ante Cacic, melakukan debutnya di tim pertama saat Kroasia melakoni laga uji coba melawan Meksiko. Saat itu Vlasic bermain selama 90 menit di posisi sayap kanan.

Tiga tahun berkarir bersama Hajduk Split, Vlasic pun menerima tawaran dari Everton yang kemudian dilatih oleh Ronald Koeman. Di awal kedatangannya, Koeman yakin akan bakat dan potensi Vlasic. Namun, kenyataannya berbeda karena ia baru tampil dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi. Akhirnya, Vlasic dipinjamkan ke CSKA Moscow untuk pembelian permanen.

Bersama timnas Kroasia, Vlasic sudah 16 kali tampil. Dari jumlah itu, delapan dimainkan di kandang sendiri. Namun, saat Kroasia bermain di kandang sendiri, Vlasic hanya tampil sekali di Split yang berlangsung pada Oktober 2019 melawan Hongaria dan berakhir dengan kemenangan 3-0.

Tampil di kota Split setidaknya akan membangkitkan kegembiraan dan kenangan Vlasic sebagai remaja. Memulai karirnya di Hajduk junior, U-17 senior di Hajduk Split adalah sesuatu dari masa lalu. Kepulangannya kali ini bertujuan untuk membantu Kroasia bertahan di UEFA Nations League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*